Senin, 09 September 2013

Greatest Moment

ahh it's already more than a year since I wrote in this my own blog. many stories that I've passed and forgot to write here. maybe it was because of my thesis (Ups,, I dont have to blame it all to my thesis :p)
But now, emmm it was two months ago, I got my birthday, my 22nd birthday. will it be my last birthday in Purwokerto? with my best friends? I hope I can meet you again guys, next time, in a great condition of course. Aamiin..
It was like my greatest birthday. Cause what? cause finally I became a Law Bachelor. but now, I'm also a jobseeker. geeekkkkkk. God, please give me a nice job soon.
and here is the photos 

little surprise from my besties

full of number 2. special for 22 years old birthday girl.
up-bottom: date of my seminar, date of birth, my age, and my seminar room number
big smile

become a Law Bachelor, legally


Jumat, 17 Agustus 2012

KKN-ku 01

saya mau mencoba menceritakan kembali pengalaman yang saya alami sendiri ketika KKN.
si pemeran utama yang akan saya ceritakan ini adalah teman sekelompok, yang akan tidak akan saya sebutkan nama aslinya, kita sebut saja Dewi.

Pada hari kesekian sejak KKN dimulai, tepatnya sekitar minggu pertama, Dewi yang biasanya tidur terpisah di kamar lain malam itu tidur sekamar dengan teman saya, karena kebetulan seorang teman yang biasa tidur sekamar dengan saya ada keperluan dan menginap di Purwokerto, sehingga Dewi yang saat itu ingn mencoba bagaimana rasanya tidur di kamar saya, menempati tempat (posisi) dimana teman saya yang pergi itu biasanya tidur.
saya lupa lagi proker apa yang telah kami kerjakan pada siang hari, yang jelas malam itu kami lelah sekali dan ingin bergegas tidur.
perlu saya jelaskan sedikit denah tempat tidurnya, di kamar saya terdapat 2 ranjang, 1 ranjang dengan ukuran besar yang sebenarnya muat untuk 3 orang, dan yang satu lagi adalah 1 ranjang dengan ukuran kecil.
malam itu saya tidur sendirian di ranjang kecil, dewi dan dua teman saya yang lain tidur di ranjang yang besar, dimana Dewi yang berada di tengah.
namun entah kenapa, di tengah malam saya terbangun oleh suara batuk Dewi, mata saya terbuka dan refleks langsung melihat ke sumber suara batuk itu, yang ternyata ada di pinggir saya. Saya heran kenapa Dewi tiba-tiba tidur di pinggir saya. Dewi yang saat itu terbangun pun ikut-ikutan heran, dan bertanya kepada dirinya sendiri kenapa ia bisa berpindah posisi menjadi disamping saya.
ternyata rasa heran itu kalah dengan rasa kantuk, tanpa pikir panjang saya pun mengajak Dewi untuk tidur lagi. Ketika adzan subuh, aku langsung melirik ke samping saya, Dewi sudah tidak ada disamping saya, aku kemudian melayangkan pandangan ke ranjang yang berukuran besar, disana pun tidak ada Dewi.
terus siapa yang semalam tidur disamping saya?
aku yang terkenal dengan rasa takutnya langsung bergidik takut, dan mulai bertanya-tanya.
setelah kulihat ke kamarnya, barulah aku lega, ternyata Dewi ada di kamarnya. namun ketakutanku tak hanya sampai itu saja.
apakah Dewi memang berpindah tempat tidur?
ataukah dari awal Dewi memang tidur sendiri di kamarnya?
bingung, dan tiba-tiba hening . . .

jawabannya ku temukan di beberapa hari kemudian setelah kejadian di malam itu.
Dewi makin kesini makin sering ikut tidur di kamarku.
pada suatu malam, aku yang belum ngantuk dan mencoba untuk mengerjakan laporan sedikit-demi sedikit terkaget-kaget, karena Dewi yang sudah beberapa jam tertidur tiba-tiba bangun terduduk, kemudian tidur lagi, duduk lagi, tidur lagi, duduk lagi, sampai 3x, dengan mata terpejam.
ahh ternyata, sudah menjadi kebiasaannya, dia memiliki kebiasaan mengigau.
agak lega juga, ternyata di hari sebelumnya, yang tidur dan berpindah kamar adalah Dewi.

---sekian---

Sabtu, 05 Mei 2012

nasib itu . . . .

"biarlah aku luruh ke tanah seperti daun yang jatuh, daun yang tak pernah menyalahkan angin.."

kalimat itu, dengan seketika menghipnotisku, menyadarkanku.
bila begini, mungkin memang sudah seharusnya begini.
bila begitu, mungkin memang sudah seharusnya begitu.

hidup ini sudah adil, kawan.
bila kau menganggap tidak adil,
bila kau menyayangkan apa yang terjadi,
bila kau menginginkan hal lain yang seharusnya terjadi,
maka percayalah, setelah itu pun kau akan menemukan ketidakadilan lainnya seperti yang kamu maksudkan.

seperti apa yang diceritakan dalam sebuah novel,
hidup ini penuh dengan sebab akibat.
kejadian ini dapat menyebabkan hal yang lain,
kejadian ini pula bisa disebabkan oleh yang lain,
jika kau menyesali akan suatu hal,
maka akan ada sebab-sebab dan akibat-akibat lain yang akan berubah jika kau membayangkan seharusnya hal lainlah yang terjadi.

ahh, mengertikah apa yang saya maksud, kawan?
saya memang bukanlah seorang deskriptor yang baik.
namun, sebenarnya menyesal itu bukanlah sesuatu yang baik.

bukankah orang yang menyesal ialah mereka yang tidak beriman, kawan?
yaitu mereka yang tidak percaya dengan Qodar-Nya?
yang harus kita cermati ialah, bahwa kita telah berusaha yang terbaik atas suatu hal.
dan, yang harus kita pahami adalah, apapun yang terjadi saat ini, dulu ataupun esok,
maka jadikanlah semuanya menjadi rambu-rambu dalam setiap tindakanmu, kawan.

Jumat, 06 April 2012

dan kali ini, hal itu datang lagi

baiklah, aku akan menceritakan sedikit pemikiranku mengenai hal yang sudah tidak dianggap tabu lagi.
hal itu adalah cinta.
sebenarnya sudah bosan aku dengan hal itu, tapi hal itu selalu muncul pada saat yang tidak diduga. jadi bagaimana pun juga cinta telah menyita sedikit perhatianku kepadanya. entahlah, apakah memang sedikit atau bahkan lebih daripada sedikit.

"love has two sides. sometime we find happiness, and sometime we find sadness from it"
kalimat itu aku temukan dari sebuah drama. aku setuju, karena aku memang mengalaminya.

disaat perasaan itu pertama kali muncul, entah zat apa yang muncul dalam diri, yang membuat kita menjadi senyum-senyum sendiri, yang membuat kita bahkan kuat untuk berlari, mungkin juga lupa diri.
ahh sehebat itukah cinta?!

PENASARAN.
pernahkah kau penasaran karena cinta? ataukah begitu penasaran? sangat penasaran? atau sangat sangat dan sangatttt penasaran?
karena penasaran itu, seseorang bisa sangat amat optimis atau percaya diri. berpuluh-puluh, berratus-ratus, dan berribu-ribu kita mencari alasan pembenar atas cinta yang tak mungkin bertepuk sebelah tangan. alasan yang menjadikan kau sangat layak untuk mendapatkan cinta, menemukan kembali hatimu yang telah tercuri oleh si pencuri hati. 
dengan penasaran juga seseorang bahkan akan berpikir negatif. pencarian alasan atas pikiran bahwa kita sama sekali tak layak atas perasaan ini, alasan yang mengundang pikiran bahwa kita tidak mungkin pantas untuk mendapatkan tepukan balasan dari sang pujangga hati, bahkan mungkin untuk berharap pun itu sangat tidak mungkin.

sayang, cinta itu tidak disengaja.
bahkan untuk mempersiapkan diri atas segala risiko pun aku tak sempat. namun mengapa cinta hadir begitu cepat, kalahkan otak yang menjadi lambat.

bu, saat ini aku menangis lagi.
pertanyaan-pertanyaan ini semakin menjadi-jadi.
bu, aku suka dengan perasaan ini, tapi ...
bu, sungguh aku tak ingin menjadi bagian orang yang pesimis karena cinta.

Tuhan, janganlah izinkan aku 'tuk sekadar memiliki rasa ini, jika memang akhirnya yang aku dapatkan adalah sakit, dan jika memang dia bukanlah kehidupanku kelak. dan,
Tuhan, aku tidak ingin menyia-nyiakan hati, perasaan, hidup, dan waktuku untuk orang yang tidak tepat.

Selasa, 31 Januari 2012

Dosa gak sih?

lama gak blogging, apalagi pas lihat tanggal terakhir kali posting. wahhh berbulan-bulan.
yaaaa kali ini masih masa liburan semester. gak kerasa udah mau semester enam lagi. yakkk makin tua dong.. hmmm
daripada mikirin nilai-nilai semester ini yang belum muncul semua, yang rasanya takut sekali hal ini akan menjadi mimpi buruk sepanjang hidup saya (semoga jangan, aamiin) mending saya ngungkapin unek-unek saja di blog ini.
cekidotttt

sebenernya makin sini bukannya makin seneng karena sebentar lagi bakal lulus kuliah. malah yang selama ini bikin saya galau (susah banget cari kata lain selain ini. kkkk) ialah tentang masa depan saya nanti. sejauh kita bener-bener kuliahnya sih mungkin gak masalah, tapi masalahnya adalah saya merupakan orang yang sangat percaya akan keberuntungan. akankan saya beruntung di masa depan nanti? akan jadi apa nanti? akankah dengan mudah mendapatkan pekerjaan? kenapa jadi merasa beban gini ya? hmmm
saya gak mau menjadi orang yang menyumbangkan angka pengangguran di negara ini, cukup!
mengingat hal ini, rasanya nyesel deh udah banyak menyia-nyiakan waktu yang ada. nyesel udah melakukan banyak hal yang sama sekali gak berarti.

tau kan akhir-akhir ini tv-tv gencar memberitakan berita-berita yang bikin merinding?
mulai dari tabrakan maut yang memakan banyak korban yang terjadi di Jakarta. semenjak saat itu menyusul berita tabrakan-tabrakan lainnya yang terjadi di berbagai tempat.
narkoba-narkoba yang peredarannya makin meluas dengan jaringan-jaringan internasional. dan yang paling menakutkan, jaringan-jaringan ini sudah tidak main-main. menurut berita yang saya dengarkan nih, bahkan  pegawai Badan Narkotika Nasional kita ini sampai mendapatkan teror-teror dari bandarnya.
selain itu pemberitaan mengenai korupsi besar-besaran yang rasanya gak ada akhirnya. saya saja sampai bosan, karena hal ini pasti dibahas di acara-acara berita TV.
 
kemudian berita mengenai pemerkosaan yang ada hubungannya dengan kendaraan umum, misalnya angkot dan mikrolet di jakarta. semenjak saat itu pula merebak berita-berita mengenai hal yang sama namun terjadi di tempat yang berbeda.

sejak saat itu, ibu saya yang mungkin bisa dibilang seorang penakut sering kali mengingatkan saya mulai dari hal ini sampai hal itu.
misalnya nih dalam hal berpakain, jangan sampai mengundang birahi lawan jenis, hal ini bisa menimbulkan pemerkosaan. saya yang biasa memakai jeans selalu beliau sindir mengenai hal ini. ahhh padahal akhir-akhir ini saya sudah menghindari jeans yang ketat,  malah terakhir kali saya membeli jeans dengan ukuran XXL, padahal biasanya cukup dengan ukuran L saja.
tapi tetap saja, kayaknya ibu saya ingin agar saya memakai celana bahan, atau mungkin gamis ? hmmm
saya belum siap untuk dua hal itu. rasanya cukup dengan memakai jeans yang longgar saja lah. anak-anak muda seperti saya pasti mengerti akan hal ini. "plissss bu, lihatlah jeans yang saya pakai. ini gak ketat."

kemudian mengenai kebiasaan saya yang mudah sekali tertidur saya menaiki kendaraan. tak hanya ibu saya yang mengomentari, tapi juga kakak saya. katanya hati-hati jangan tidur sembarangan kalo di kendaraan umum, nanti bisa dibawa kemanaaaa sama supirnya.
saya yang merupakan anak baik hanya manggut-manggut pasrah.
sebenarnya ingin sekali bilang gini, "ya ampun, bu. kalo di angkot sih gak mungkin juga buat tidur, masa iya saya dengan tenangnya tidur. terus kalau di bus menuju kota tempat kuliah atau menuju kota asal juga itu bus pasti penuh, pasti juga orang yang mau merkosa mikir-mikir juga. dan selama ini juga kalau busnya kosong mana mungkin saya bisa tidur, saya juga pasti akan berjaga-jaga."

saya tau apa yang mereka sampaikan adalah karena kecintaan mereka terhadap saya, karena ingin saya selamat, dan lain-lain. dan saya tau kalau ini demi kebaikan saya sendiri. ini hal positifnya.
oleh karena itu saya tidak membantah dengan sepatah kata pun. akan sangat tidak sopan jika harus membantah.

kata-kata dari seorang Karni Ilyas yang sangat saya ingat, "Alhamdulillah semua anak-anak saya sampai mereka menikah tidak ada yang tersangkut narkoba. namun ternyata ada cucu saya yang tersangkut kasus narkoba".
ibuku juga bilang kepada ayahku, "alhamdulillah juga anak-anak kita sampai saat ini (sudah besar-besar) tidak ada yang menjadi korban narkoba. tapi bagaimana cucu-cucu kita nanti?"
kemudian kata-kata dari seorang tokoh agama, yang intinya adalah orang tua juga akan menanggung dosa atas dosa apa yang dilakukan oleh anaknya. jadi inintinya orang tua tuh harus benar-benar mendidik anaknya, jangan sampai anak-anaknya mengambil jalan yang menyimpang dalam hidupnya.
tau sendiri kan pergaulan di jaman sekarang ini bagaimana? dengan beredarnya narkoba dan miras di masyarakat, juga seks bebas. bahkan siswa-siswa sekarang ini sudah banyak yang menjadi orang tua atas anaknya.
inilah yang menjadi pekerjaan rumah para orang tua. akan sangat susah bagi orang tua dalam mendidik anak jika mengingat hal ini.

atas hal ini lah kemudian muncul satu pertanyaan yang masih mengganjal. apabila tiba suatu saat nanti dimana saya telah bertemu dengan jodoh saya, kemudian kami menikah. dosakah bila saya memiliki pikiran untuk tidak memiliki anak karena rasa takut saya akan kegagalan dalam mendidik dan membesarkannya kelak?


ah, sebenarnya ada sedikit jawaban atas pertanyaan ini.
bukankah Tuhan tidak menyukai orang yang selalu berpikiran negatif atau pesimis?
ya, pertanyaan tadi merupakan bukti bahwa selama ini saya telah pesimis.
dan bukankah saya belum berusaha untuk menghindari hal negatif tersebut?

Selasa, 27 September 2011

Ethnical Culinary Place

sepeda ontel pajangan
upss, bukannya saya mau terjatuh dari sepeda.
upss, bukan juga karena tak bisa naik sepeda.
upss, ini karena hanya sebuah gayaku dalam berpose. :D

yap, kali ini akan aku ceritakan sedikit mengenai tempat kuliner yang terbilang unik ini. ini bukanlah sebuah promosi, karena aku sama sekali tak dibayar untuk mempromosikan tempat ini.
saya sekedar ingin memberitahv kalau ternyata di kota Purwokerto ada tempat makan yang unik dan asik loh. jadi tak hanya di kota-kota besar seperti Bandung, Yogyakarta atau Jakarta saja yang penuh akan tempat-tempat unik dan asik. disini pun kita bisa menikmatinya.

tempat makan ini namanya Merah Putih Steak and Pancake. ada dua budaya jika dilihat dari namanya, yaitu budaya Indonesia yang terkenal dengan warna benderanya yaitu merah dan putih, dan istilah steak and pancake yang merupakan makanan asing, eropa. itulah dugaan awalku sebelum mengunjungi tempat makan ini. perpaduan dua budaya yang saling bertentangan. bangunan tempat ini lebih ke bangunan jaman dulu seperti peninggalan belanda.

ternyata setelah saya mengnjungi dan menikmati makan disana, dapat saya simpulkan bahwa alasan dibalik nama tempat makan ini adalah:
1. tempat ini didominasi oleh warna merah dan putih, pas sekali sesuai namanya. dimulai dari furniturenya (meja makan, hiasan dinding, kursi, gorden, dll).
2. tempat ini kental sekali dengan sentuhan "jaman dulu"-nya. karena di beberapa sudut terpajang beberapa foto jaman dahulu dimana penjajah Belanda masih ada di Indonesia. nama merah putih ini lah yang mengingatkan kita terhadap perjuangan para pahlawan proklamasi.
3. menu andalannya adalah Steak dan Pancake. beberapa macam pancake ditawarkan disini, dengan berbagai macam rasa dan harga. juga dengan Steak-nya yang tak kalah mengundang selera. tapi ternyata tak hanya makanan eropa tadi yang ditawarkan disini, disini pun ternyata menawarkan makanan Indonesianya juga loh, seperti bubur ayam, ayam goreng, ayam bakar, teh manis, dll.

nah untuk masalah harga, tak perlu khawatir. anda tak akan dikecewakan karena harganya. KARENA ADA ALASAN DIBALIK HARGA. ada alasan mengapa mereka memasang harga demikian.
jadi istilahnya sih kita tak hanya membeli makanan, tapi kita juga membeli tempat. tempatnya asik, bagus, cocok bagi yang hobi foto.
nuansa merah dan putih yang mendominasi. tegelnya juga unik.

salah satu pancake

pancake isi fla coklat

merah dan putih

daun pintu dan daun jendela yang "jaman dulu"


jam dinding antik, dan foto-foto jaman dulunya


nice decoration



logo MP

lampu taman dan gedung tampak luar